05
OKT
2017

Pembelajaran Berbasis Lingkungan Masyarakat

Pendidikan abad 21, tidak hanya berpusat pada guru, hanya belajar di lingkungan sekolah, slalu diberi tahu dan lain-lain yang mungkin membuat siswa bahkan guru tidak aktif dan membosankan. Melalui kegiatan observasi langsung ke sumber belajar dan memanfaatkan lingkungan masyarakat sebagai media pembelajaran  sehingga pelajaran prakarya memberikan pengalaman baru dan menyenangkan.

 

 

 

Beberapa tempat yang dijadikan sebagai tempat observasi sekaligus praktek bagi peserta didik adalah CV. Akemi Bali Craft di Banjar Beneng Desa Getakan Banjarangkan Klungkung yang bergerak di

bidang kerajinan alat-alat  rumah tangga bahan limbah kayu (mahoni,sono keling,jati, sawo). Selain itu juga mengunjungi usaha kerajinan frame dari bahan alam di banjar Yangapi Desa Akah Klungkung, Perusahaan  Yande Batok di Banjar Merta Sari Banjarangkan Klungkung  (kerajinan dan pengolahan bahan dasar kelapa) dan beberapa tempat lain di Desa Kamasan Klungkung yang bergerak pada kerajinan lukisan wayang style Kamasan.

Diperlukan suatu usaha dan kreatifitas serta inovasi guru sebagai pendidik untuk meramu dan menyajikan materi menjadi menarik dan menyenangkan. Observasi  dan praktek langsung ke lapangan adalah jawabannya. Bravooo spendara…….!!!

Leave a Reply

*

captcha *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.